Jasa Arsitek Terbaik – Dalam memilih properti yang layak, setidaknya diperlukan pembekalan pengetahuan akan macam-macam penetuan harga properti yang perlu diketahui sebelum terjun di bisnis ini. Maka, salah satu tips bagi investor yang berniat menanamkan modalnya di sektor properti adalah jangan hanya berpatokan pada harga NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) saja.

Kenapa? Karena harga NJOP biasanya tidak seakurat harga pasaran yang berlaku. Oleh sebab itu, jika Anda terbiasa berinvestasi di properti, ini tentu bukan rahasia lagi. Bahwa harga pasar biasanya akan lebih dari harga NJOP. Maka, sebaiknya lakukan riset terhadap harga pasaran properti yang diincar terlebih dahulu sebelum bertransaksi.

Untuk itu, sangat diperlukan untuk mengetahui macam-macam harga properti dan cara menilainya. Sebab, itu merupakan dasar bagi Anda untuk mendapatkan harga yang pantas atau hot deal dan cash back.

Berikut macam-macam penentuan harga properti yang wajib Anda tahu:

  1. Perlu Tahu Harga Transaksi alias Harga Sesungguhnya

Harga pada saat terjadi jual beli yang sesungguhnya merupakan harga transaksi dari properti tersebut. Jika mendapatkan harga di bawah harga likuidasi, tentunya akan sangat menguntungkan dari pihak pembeli. Sebaliknya, jika dapat menjual dengan harga lebih tinggi lagi, maka pasti akan menguntungkan pihak penjual.

 

  1. Pahami Harga Reproduksi Baru

Harga reproduksi baru adalah harga tanah sekitar ditambah harga bangunan baru. Jadi harga ini merupakan penjumlahan antara harga tanah pasaran di wilayah tersebut dengan harga bangunan yang baru dibangun menggunnakan biaya material terkini.

 

  1. Apa itu Harga Permintaan?

Nah, selanjutnya di dunia properti ada juga istilah Harga Permintaan. Apa itu? Harga permintaan biasanya disebut juga harga emosional. Harga permintaan adalah harga properti yang ditawarkan oleh penjual kepada calon pembeli.

 

 

  1. Pahami Apa itu Harga Pasar

Salah satu hal yang harus dipahami sebelum Anda berinvestasi di sektor properti ini adalah memahami apa itu harga pasar. Dalam dunia properti, harga pasar adalah harga reproduksi baru (harga tanah ditambah harga bangunan baru) yang dikurangi dengan depresiasi dari nilai bangunan tersebut.

 

Oleh sebab itu, bisa jadi harga properti dengan bangunan yang telah lama tetap mengalami peningkatan. Akibat depresiasi harga bangunan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan kenaikan harga pasaran tanah yang menjadi lokasi bangunan tersebut.

 

  1. Ketahui Harga Jual Cepat

Harga jual cepat biasanya digunakan oleh pihak bank sebagai patokan harga untuk penafsiran. Harga ini disebut pula sebagai harga likuidasi, karena biasanya jika terjadi kredit macet, maka pihak bank akan menjual properti agunan di bawah harga pasarannya.

 

Bagaimana Cara Menilai Properti yang Dijual?

Setelah mengetahui macam-macam penetuan harga jual properti tersebut, maka Anda juga perlu belajar cara menafsir atau memperkirakan harga properti yang Anda incar itu. Guna melakukan hal tersebut, ada beberapa tips yang bisa Anda jadikan panduan dalam berbisnis di sektor property agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

 

Ada beberapa cara dalam menilai suatu properti yang dijual. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini:

  1. Ketahui Ketetapan Harga Properti dari Pemerintah Daerah Setempat

Carilah informasi mengenai harga properti di daerah tersebut dari aparat pemerintah daerah seperti di tingkat kelurahan, kecamatan, atau kabupaten. Informasi harga properti bisa diperoleh di situ karena setiap transaksi yang terjadi umumnya tercatat di kantor pemerintahan. Selain itu, biasanya bank juga melakukan penilaian dengan terlebih dahulu membandingkan pada kantor pemerintah setempat, terutama pada kantor badan pertanahan.

 

  1. Bisa Melakukan Kerjasama dengan Broker Properti

Guna mendapatkan penafsiran harga properti yang tepat, Anda juga bisa melakukan kerjasama dengan pihak broker properti. Namun sebaliknya, sebelum memilih broker, pastikan ulasan (review) mengenai agen tersebut cukup baik.

 

  1. Lakukan Survei Pasar Sendiri

Cara menilai properti selanjutnya adalah dengan melakukan survei pasar sendiri. Ini penting, sebab dengan melakukan survei pasar sendiri, maka kita tahu persis kondisi properti itu secara langsung tanpa perantara.

Baca juga : Jasa Bangun Rumah Minimalis di Semarang

  1. Jangan Ragu Menggunakan Tenaga Ahli Penilai yang Profesional

Terakhir adalah jangan ragu menggunakan jasa tenaga ahli penilai properti yang profesional dan independen. Biasanya, saat mengajukan kredit, umumnya pihak bank akan melakukan penilaian terhadap properti yang akan digunakan oleh calon nasabahnya.

Sehingga pihak bank biasanya juga akan mengajukan tenaga penilai profesional yang mereka miliki untuk menafsir harga properti calon nasabahnya. Hal ini dilakukan guna menghindari biaya penafsiran yang mahal. Dan Anda pun juga dapat mengajukan tenaga penilai sendiri.

Maka, sebaiknya gunakan tenaga penilai yang berada di luar jam kerja, sehingga biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih murah namun penilaian yang diberikan tetap sesuai sebagaimana mestinya.

Jasa Arsitek Rumah yang berpengalaman dan profesional banyak dicari seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya dalam mewujudkan rumah impian. hub 081245093478

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here