Jasa Arsitek Indonesia – Kamar mandi merupakan salah satu ruangan di dalam rumah yang digunakan untuk membersihkan diri. Anda dapat mandi, buang air besar, buang air kecil, dan mencuci tangan di dalam kamar mandi. Bahkan tak jarang kamar mandi yang dibangun dengan model back to nature bisa dijadikan tempat terbaik untuk merelaksasikan diri setelah pulang bekerja. Karena identik dengan air, kamar mandi harus didesain waterproof. Terutama bagian dinding dan ubin kamar mandi yang terkadang terkena cipratan air saat Anda mandi. Meskpiun demikian, bukan berarti dinding kamar mandi harus terlihat monoton.

Menata kamar mandi mungil minimalis agar memuat segala sesuatu di dalam ruang yang tersedia adalah seperti mengisi teka-teki silang berukuran besar. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi di antaranya adalah: memadukan kloset dan wastafel, menyediakan ruang yang cukup untuk mandi dan, menentukan tempat handuk.

 

Baca juga : Jasa Desain Interior Kamar Tidur Yang Super Nyaman di Makassar

 

Beberapa tips berikut ini dapat menolong Anda untuk merancang kamar mandi mungil.

  1. Tempatkan wastafel sudut. Bahkan meja wastafel kadangkala dapat mengganggu satu-satunya jalur pergerakan yang tersedia di kamar mandi. Menempatkan wastafel sudut di seberang kloset akan lebih baik dibanding wastafel di seberang shower. Bukaan pintu kamar mandi biasanya menciptakan kondisi yang tidak nyaman di ruang sempit.
  2. Gunakan tirai shower. Anda dapat menghilangkan pembatas kaca shower dan menggantinya dengan tirai dengan pola dan warna yang menarik. Selain dapat menghemat ruang, tirai juga menambah privasi sekaligus mempercantik tampilan kamar mandi mungil. Pilih bahan yang ringan dan cerah, yang membuat ruangan terlihat lebih lapang.
  3. Pilih meja wastafel tempel. Selain secara visual membuat kamar mandi tampak lebih lapang, pemasangan meja menempel pada dinding di atas lantai membebaskan sedikit ruang untuk barang-barang kecil lainnya.
  4. Gunakan variasi bentuk meja wastafel. Sudut-sudut meja yang tajam dapat membahayakan di ruang kamar mandi yang sempit. Pilih alternatif meja bergaris lengkung atau bersegi banyak.
  5. Pilihlah meja wastafel dengan satu rak. Desain meja dengan satu rak dapat berfungsi ganda. Selain dapat digunakan untuk menggantung handuk, bisa juga untuk menyimpan keranjang kertas toilet.
  6. Bermainlah dalam pola skala besar. Menggunakan trik pola garis atau bentuk geometris berukuran besar dapat menimbulkan tipuan mata sehingga kamar mandi kecil tampak lebih luas.
  7. Pasanglah cermin berukuran besar. Memasang cermin besar yang memenuhi dinding dan bukan hanya meja wastafel saja dapat digunakan sebagi trik untuk menimbulkan kesan lapang di ruang yang sempit. Selain itu, pemakaian cermin besar dapat menghemat ruang sehingga dapat digunakan oleh dua orang sekaligus.
  8. Pasanglah gantungan handuk di pintu. Untuk ukuran ruang yang minimal, pemasangan gantungan handuk di pintu kamar mandi akan memiliki fungsi ganda. Selain dapat menghemat ruang, gantungan handuk di pintu akan sangat efisien sehingga mempermudah ruang gerak kita.
  9. Pasang wastafel model trough. Model wastafel ini selain mungil dan elegan adalah salah satu solusi dengan tampilan ruang yang menarik. Wastafel trough memiliki profil rendah. Apabila dipasang menempel di dinding, wastafel ini akan membebaskan ruang lantai serta untuk penyimpanan atau pergerakan manusia.
  10. Gunakan keran yang menempel di dinding. Usahakan memasang keran yang menempel di dinding sehingga memberi ruang yang cukup untuk area wastafel atau meja yang sempit, yang akhirnya membebaskan ruang gerak di seluruh kamar mandi.

Jasa Arsitek Rumah yang berpengalaman dan profesional banyak dicari seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya dalam mewujudkan rumah impian. hub 081245093478

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here